Matanya indah sehitam malam
Kulitnya halus selembut fajar
Pipinya merona bagai lembayung senja
Senyumnya merekah seindah pagi
Yah, dialah gadisku,
gadis yang menemaniku bercerita
yang rela mendengarkan celotehku
yang mengerti akan arti kebisuanku
Yah, dialah gadisku,
gadis pengobat rinduku
gadis penghilang laraku
gadis pengabul mimpiku
Kini kita tlah dipertemukan kembali oleh waktu
berharap agar dapat kembali melukis kanvas semesta
dengan tinta yang dicipta oleh rajutan mimpi indah bersama
melewati samudera kehidupan yang abadi
By : Radhu Jie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar