Aku adalah selembar kertas putih,
Engkaulah yang menggoreskan kalimat maupun gambar sesuai dgn keinginanmu padaku.
Hingga itulah yg kemudian oleh sebagian orang menamaiku 'Syair & Lukisan'.
Namun dengan sedikit Nada, Aku menjadi Puisi yang Merdu.
By : Radhu_Jie
Minggu, 02 Desember 2012
Hujan
Hujan, Biarkan engkau yg mengungkapkan perasaanku saat ini.
Luapan airmu seolah luapan kebahagiaanku yg tak terbendung lagi.
Gemercik tetesanmu di atap2 rumah seolah lantunan suaramu yg mengantarkanku pada tidur lelapku.
Petir dan kilatpun turut bersuka cita dalam hadirmu, layaknya canda dan guraumu yg selalu membuatku tersenyum.
Aku akan merindukanmu wahai dewi hujan.
Minggu, 20 Mei 2012
Untukmu Gadisku
Matanya indah sehitam malam
Kulitnya halus selembut fajar
Pipinya merona bagai lembayung senja
Senyumnya merekah seindah pagi
Yah, dialah gadisku,
gadis yang menemaniku bercerita
yang rela mendengarkan celotehku
yang mengerti akan arti kebisuanku
Yah, dialah gadisku,
gadis pengobat rinduku
gadis penghilang laraku
gadis pengabul mimpiku
Kini kita tlah dipertemukan kembali oleh waktu
berharap agar dapat kembali melukis kanvas semesta
dengan tinta yang dicipta oleh rajutan mimpi indah bersama
melewati samudera kehidupan yang abadi
By : Radhu Jie
Senin, 02 Januari 2012
My Friends
Ketika duduk di bangku kuliah untuk pertama kali alias waktu masih maba, awalnya bingung mau ngapain, bingung harus bagaimana, dan bingung mau bergaul sama siapa. Saat itu yang ada di benak saya klo orang kuliah tuh kayak gimana gitu. Pokoknya beda dengan masa-masa waktu masih putih abu-abu.
Rupanya apa yang saya dapat disini, dikampus tempat saya berada sekarang memang gak jauh beda dengan lingkungan putih abu-abu dulu. Terlepas dari materi perkuliahan atau semua aktivitas yang berhubungan dengan akademik bahkan laboratorium yang memang belum saya peroleh sebelumnya, selebihnya adalah sama. Hal itu mulai dari teman-teman kelas, teman angkatan, dan saya seolah menemukan karakter yang sama dengan teman sma dari mereka semua. Sehingga saya tidak merasa berada di tempat yang asing lagi. Dan itu punya kesan tersendiri bagi saya.
Teman memang mempunyai sesuatu yang lebih sehingga dalam kondisi apapun, mereka mampu menyulap kesedihan menjadi kebahagiaan, membuat hidup lebih berwarna, dan masih banyak lagi. Thanks for all my friends, aku tak bisa menjadi apa-apa tanpa kalian, kalianlah warnaku, kalianlah ceritaku, dan kalianlah segalanya bagiku.
This is for all my friend dari lahir sampai sekarang.
This is for all my friend dari lahir sampai sekarang.
By : Radhu Jie
Inilah Namaku Sekarang
Radhu
Radhu, sebenarnya ini adalah singkatan dari Raja Dangdut. Loh, brarti bang H. Rhoma Irama donk ? Gak mungkin lah, Saya dengan Bang Aji kan bukan orang yang sama. Sebenarnya ini juga nickname dari teman-teman kampus. Gak tau juga kenapa bisa ada teman yang langsung spontan bilang "Eh, ganti nama ko jadi radhu mi saja nah?". Jadi saya pun bingung, kenapa bisa seperti itu. Teman saya bilang "kan kau suka ji lagu dangdut jadi kupanggil radhu mi saja". Yah, karena teman sudah ngomong gitu n banyak yang lebih enjoy panggil radhu jadi gak apa-apa lah.
Dangdut sebenarnya sih gak terlalu bagaimana bagi saya, hampir sama dengan aliran jenis lain yang penting enak didengar saja. Tapi karena dangdut memang lagu merakyat, alias lagu khasnya orang Indonesia jadi pastilah punya porsi tersendiri untuk sebagian orang. Kalau mau dibilang, saya juga gak hafal semua lagu dangdut, cuman karna teman-teman bilang klo suaraku tuh lebih cenderung ke dangdut jadi mulai deh cari lirik lagu dangdut biar ada juga yang dihafal kalo teman-teman lagi duduk nyanyi bareng gitu. Ternyata dangdut gak buruk amat kok, malahan itu juga yang membuat saya lebih cepat di kenal oleh semua teman angkatan dibanding yang lain gara-gara suka lagu dangdut, bahkan beberapa senior. Yah, walaupun ada sebagian juga sih yang gak suka dangdut. Hehehehe
Awalnya sih saya lebih diidentikkan dengan lagu dangdut waktu lagi ngumpul dengan senior. jadi gini ceritanya, kalau sudah selesai kuliah kan biasanya maba dikumpul terus sama senior. Pokoknya kalau kuliahnya sudah selesai atau gak ada yang dikerja lagi difakultas atau di lab, mesti ke sekret BEM. Yah, namanya juga masih maba jadi pasti ngikut saja apa yang senior bilang. Kebetulan sore itu beberapa senior sedang nyanyi bareng gitu di depan sekret jadi iseng-iseng sih duduk dekat senior sambil dengerin mereka nyanyi. Awalnya sih cuman ikuti liriknya di dalam hati. Nah, pas ada senior cewek yang request lagu dangdut, berubahlah aliran musiknya yang tadinya pop ke dangdut dan senior yang main gitar langsung mainkan intro. Pas lagunya lagi asyik tiba-tiba musik terus dimainkan tapi gak ada yang nyanyi karna lupa liriknya. Mungkin karna kelamaan diam n musiknya juga lagi bagus jadi saya ceplos saja karna kebetulan juga saya hafal liriknya. Ternyata ada yang koment tiba-tiba, "Bisa jako pale, knapa diam-diam dari tadi" Jadi saya jawab, "kebetulan ji kak saya tau liriknya". Hehehe. Dan saya dan teman-teman plus senior lewati sore itu dengan nyanyi bareng. Asyik, Tarik mang.....
Setelah itu, keterusan deh. Kalau teman-teman juga lagi ngumpul di sekret pas lagu dangdut kebanyakan saya yang dendangkan apalagi suarakukan gimanaaaa gitu.... Hehehehehehe. Narsis mode on. Lama berselang, kamipun mulai mengenal satu sama lain, n karakternya juga sudah mulai keluar dari yang tadinya diam-diam. Namanya juga maba jadi masih cenderung diam. Nah, karna sudah akrab jadi mulai deh ganggu satu sama lain kalau ada kebiasaan anehnya apalagi semua teman kebanyakan selera humornya tinggi. Pas ada beberapa teman yang saling ganggu dan dirubah namanya sesuai kebiasaan jadi kami semua ikut meramaikan. Ternyata setelah candaannya berakhir ada salah satu teman bilang "Eh, ganti nama ko jadi radhu mi saja nah?". Alias raja dangdut, kan kau suka ji dangdut toh. Awalnya sih saya tidak mau. Dan setiap kali teman panggil radhu, saya selalu bilang jangan mi panggil begitu, karna nda terlalu bagaimana ji saya dengan lagu dangdut. Tapi karna teman-teman juga lebih cenderung manggilnya gitu jadi keterusan sampai sebagian besar teman di angkatan manggilnya gitu. Sekarang saya juga sudah enjoy dengan nama itu jadi biar sajalah. "Radhu" juga gak susah-susah amat plus lebih singkat kalo disebut. Hehehehe
Setelah itu, keterusan deh. Kalau teman-teman juga lagi ngumpul di sekret pas lagu dangdut kebanyakan saya yang dendangkan apalagi suarakukan gimanaaaa gitu.... Hehehehehehe. Narsis mode on. Lama berselang, kamipun mulai mengenal satu sama lain, n karakternya juga sudah mulai keluar dari yang tadinya diam-diam. Namanya juga maba jadi masih cenderung diam. Nah, karna sudah akrab jadi mulai deh ganggu satu sama lain kalau ada kebiasaan anehnya apalagi semua teman kebanyakan selera humornya tinggi. Pas ada beberapa teman yang saling ganggu dan dirubah namanya sesuai kebiasaan jadi kami semua ikut meramaikan. Ternyata setelah candaannya berakhir ada salah satu teman bilang "Eh, ganti nama ko jadi radhu mi saja nah?". Alias raja dangdut, kan kau suka ji dangdut toh. Awalnya sih saya tidak mau. Dan setiap kali teman panggil radhu, saya selalu bilang jangan mi panggil begitu, karna nda terlalu bagaimana ji saya dengan lagu dangdut. Tapi karna teman-teman juga lebih cenderung manggilnya gitu jadi keterusan sampai sebagian besar teman di angkatan manggilnya gitu. Sekarang saya juga sudah enjoy dengan nama itu jadi biar sajalah. "Radhu" juga gak susah-susah amat plus lebih singkat kalo disebut. Hehehehe
The Night
Rotasi Bumi yang diselingi hadirnya siang dan malam memang selalu membuat suatu perjalanan terkadang harus berhenti. Berhenti yang dimaksud disini bukanlah untuk mengakhiri, melainkan untuk istrahat sejenak. Dan dalam peristirahatan tersebut, tidak jarang ada momen yang digunakan untuk merenung. Merenung tehadap sesuatu yang telah dilewati dan dirasakan.
Dalam setiap renungan, beberapa masalah dapat terpecahkan dan tidak sedikit juga yang malah bertambah rumit. Titik kerumitannya pun sesungguhnya dikarenakan tidak ada pendapat lain yang diterima berhubung pada saat itu memang sedang sendiri. Dan seandainya sedang bersama yang lain, mungkin yang lain itu belum mampu menjelaskan sesuai keinginan dari yang sedang merenung.
Dalam situasi yang semakin membingungkan, tidak sedikit yang memanfaatkan momen malam ini untuk mencari ketenangan. Ketenangan tersebut bukanlah dikarenakan masalahnya telah teratasi melainkan ada hal yang dimiliki oleh malam yang membuat dirinya terhipnotis untuk tidak memikirkan masalah yang sedang dipikirkan sebelumnya. Entah itu berupa belaian lembut dari angin sepoi-sepoi yang menusuk masuk hingga tulang, ataukah sinar rembulan yang begitu mengagumkan disaat purnama, yang menghadirkan beberapa siluet menarik terhadap benda yang mungkin nampak biasa saat sedang terang. Beberapa perbedaan itu hanya ada pada malam, dan takkan sanggup direbut oleh siang ataupun pagi. Yah, hanya malam.
Malam juga penuh dengan tanda tanya besar, tanda tanya yang membuatnya menjadi cerita yang penuh misteri. Dan misteri-misteri itu memang lebih terasa jikalau terjadi pada malam. Cerita tentang kesedihan yang teramat perih digambarkan melalui lolongan anjing. Cerita tentang kebimbangan bagaikan kehilangan arah digambarkan oleh suara jangkrik. Cerita tentang kedamaian dalam tenang dilukiskan oleh cahaya purnama. Dan masih banyak cerita-cerita yang terjadi pada malam. Yah, hanya pada malam
Yah, malam memang selalu menghadirkan sejuta tanda tanya lewat kebisuannya. Malam juga mempunyai sejuta kedamaian lewat ketenagannya. Malam juga menghadirkan sejuta misteri lewat kehampaannya. Dan hal itulah yang membuatnya menjadi ISTIMEWA.
By : Radhu Jie
Rabu, 28 Desember 2011
Akhirnya Datang Juga
Aku yang selalu merindukanmu
Yang begitu memujamu
Yang sangat menginginkanmu
Dan ingin menyatu denganmu
Semuanya telah jelas bagiku
Suaramu yang dulunya bisu
Kini telah terngiang di telingaku
diterjemahkan menjadi panggilan untukku
Panggilanmu yang telah lama kunanti
Yang selalu menggetarkan hati
Yang selalu membangkitkan semangat
Dan menuntutku untuk tetap cermat
Akhirnya saat ini tiba
Saat dimana aku akan berlari
Berlari ke arahmu dengan usaha
Usaha yang jelas memberiku arti
Arti yang bagi orang lain adalah sia-sia
Tapi hal itu takkan mengurungkan niatku
Karena dirimulah tujuanku yang sesungguhnya
Yang tak tergantikan bagiku
Kaulah jiwaku
juga naluriku
Kaulah impianku
Juga hidupku
By : Radhu Jie
Langganan:
Postingan (Atom)